"...duniaku penuh keindahan, sekaligus banyak juga hal yang menyebalkan..."

   

<< November 2009 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30


If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed


 
Monday, July 24, 2006
My memories, my world, these picture tells about the world i lived


Saya dan sepupu saya redi, foto ini diambil dibandung, dirumah dinas orang tuanya, hehehe, badan saya kalah tinggi sama dia, apalagi sekarang, dia lebih tinggi dari saya, terkahir saya ngeliat dia, waktu saya ngurus surat-surat kelulusan dikampus saya Gundarma, kebetulan dia dan saya berdiri dibawah almamater yang sama tapi beda jurusan, wah saya kaget banget ngeliat badannya yang tinggi dan tegap, maklum aja sih, keluarganya memang mempunyai postur yang hampir tinggi semua, dan dibantu juga karena dia yang suka olah raga basket.


Ini sepupu saya dika, dia sekarang udah punya anak yang udah lumayan cukup besar, padahal umurnya lebih tua-an saya sedikit, ya sekitar setahunan lah, rahmat dan nikmat selalu menyertaimu dan seluruh keluargamu ka, amin.


Kakek saya, saya, toni, ibu saya

ada cerita dibalik foto ini, mata saya keliatan sembab dan abis nangis. waktu itu saya lagi ngambek, dan udah lupa waktu itu saya ngambek apaan?, tapi yang saya inget adalah waktu sebelum ambil foto ini saya abis nangis 
Smile.


ini saya dan toni, foto ini diambil pas waktu acara khitanan/sunatan, toni kenapa tuh matanya?


Ini saya bukan ya?
kayaknya sih saya?
Whoa


Saya, toni, ibu saya, dan widia.


Widia, bapak saya, toni


Ini saya yang lagi nyium adik saya tersayang  Smile


Uwa titi, widia, reri, ibu saya, mang acep
widia mukanya lucu dan ngemesin !


Widia lagi makan semangka, bagi dong 'ya !


Widia begaya, lucu !


'Ya, lagi ngeliatin apaan?
kok ngeliatnya kaya' gitu?


Tiga jagoan yang lucu lucu
Vomit 2


Dua-duanya mulutnya mingkem(mulut ketutup)
kenapa sih mulutnya pada mingkem?


Fotogenic khan?
gondo ketawanya gitu amat?
woi, jangan mangap dong !


Widia abis mandi, saya udah mandi belum ya?, hehehe...
abis mandi langsung foto-foto.


Nyebelin banget sih?
dulu waktu kecil saya sering berantem sama adik saya toni,
gini nih kalau sering berantem, difoto aja sampai kayak gitu, pengen jitak orang, apalagi pas kalau lagi gak difoto, tonjok-tonjokkan gitu... 


Abis pulang sekolah, terus langsung foto-foto, duduknya keren khan?
kayak raja gitu?


Widia, ibu saya, toni


Widia dengan sepupu-sepupunya...
nike kenapa tuh, kok ngeliatnya syereem gitu?
iiih taakuuttt !

Atas : Neli, widia, ita
Bawah : Fadil, nike


Foto saya dan keluarga saya bersama temennya bapak saya di purwokerto.


Fotonya toni, adik saya yang sering berantem sama saya waktu kecil.


Posted at 15:06 by neperdu
Comments (5)  

 
Friday, July 07, 2006
Dia hanya seorang gadis cilik yang biasa saja...

Dia hanya seorang gadis cilik yang biasa saja, nggak ada yang spesial dalam hidupnya, gadis cilik itu namanya "efra", dan baru duduk di kelas 5 SD. Orang-orang bilang kalau hidupnya penuh penderitaan dan ketidakadilan, tapi menurut dia, hidup ini indah dan cukup adil untuk dirinya, dia selalu membawa senyum kemanapun dia berada, walaupun beberapa orang banyak yang mencemooh dirinya, dan menganggapnya sebelah mata, tapi dia nggak ambil pusing tentang semua itu, dia tetap terus berjalan dan tetap tersenyum.

Sehari-hari dia membantu ibunya untuk membuat gorengan untuk dijual dipasar, setiap pagi, sehabis sholat subuh dia selalu membantu ibunya, walaupun kantuk masih terasa dan mata ingin sekali dipejamkan lebih lama, tapi dia sama sekali nggak pernah mengeluh atas semua ini.

Setelah sajian gorengan telah selesai dan siap dibawa ke pasar, lalu efra pergi ke kamar mandi untuk mandi dan bersiap-siap pergi ke sekolah sambil membantu membawa barang dagangan ibunya ke pasar.

Sesampainya Disekolah...
Efra sudah sampai disekolah, dan jam sekolah menunjukkan 5 menit lagi jam pelajaran akan dimulai, efra adalah anak yang rajin, walaupun dia hidup serba kekurangan, tapi dia nggak pantang menyerah, dia memang tidak punya buku panduan belajar untuk menemani dia belajar, tapi dia punya inisiatif untuk membaca buku di perpustakaan dan terkadang belajar bersama dengan teman-temannya.

Teman efra sangat sedikit, alasannya pertama karena efra adalah orang biasa dan serba kekurangan, banyak yang tidak mau mendekat dengannya, efra memang tidak menyalahkan semua itu, karena dia tahu kalau semua ini karena orang yang memandang segala sesuatu karena materinya saja, aneh memang kalau anak sekecil efra sudah memandang sejauh itu, tapi itulah ajaibnya efra, walaupun umurnya masih belia, tapi dia sudah sebijaksana orang dewasa. Walaupun banyak orang yang tidak mau mendekat dengan dia, tapi dia punya beberapa sahabat, yaitu; "kemal" dan "tita" yang selalu menemani efra disaat sedih dan gembira.

Efra, dia hanya tinggal ber-empat dengan keluarganya, yaitu; ibu, kakaknya, dan adiknya yang masih berumur 3 tahun, ayahnya meninggal karena penyakit ginjal yang di idapnya 1 setengah tahun yang lalu, dan ayahnya baru meninggal sekitar 6 bulan yang lalu.

Kakaknya selalu bertindak kasar sama efra dan suka mengeluarkan cacian dari mulutnya, kakaknya selalu menganggapnya sebelah mata, tapi efra menanggapi semua itu hanya dengan senyuman. Efra nggak tau, kenapa semua orang begitu menganggapnya sinis dan sebelah mata?, apakah karena wajahnya yang tidak menarik dan tampak seperti orang tolol, atau karena orang yang terlalu cepat menjudge dia sebagai gadis cilik yang tidak bisa melakukan apa-apa?

Efra sadar, kalau semuanya ini bagian dari hidup, dan semuanya ini pasti akan berakhir, segala derita yang di alami akan berakhir, karena efra yakin kalau dunia ini terus berputar, dan manusia tidak melulu berada dibawah penderitaan, efra yakin kalau hidupnya akan berubah, efra yakin dengan kepastian akan perubahan, efra selalu meyakinkan dalam hati; "asalkan dia mau berusaha tanpa menyerah, dia akan menuai hasilnya", itulah keyakinan yang dia pegang.

Efra tak pernah menyalahkan Tuhan atas hidup yang dia terima, karena dia tau Tuhan tidak pantas untuk disalahkan atas semua derita yang dijalani, karena dia sadar kalau hidup ini memang harus seperti ini, dan dia juga tidak pernah merasa kalau dia adalah orang yang paling menderita didunia dan orang yang selalu merasa sendiri dan tidak ada yang menemani, karena dia yakin dia tidak sendiri dalam dunia ini.

Hidup adalah perjuangan, segala cobaan dan tes tak akan pernah berakhir selama efra masih hidup didunia ini, efra tau itu, yang harus dia lakukan adalah menjalani setiap level tes hidup ini dengan baik dan tanpa mengeluh, karena itulah efra tak pernah mengeluarkan air mata, dan mengeluh, efra terus berjuang dan mencintai hidupnya, apapun yang terjadi efra nggak boleh menyerah, dan tetap tersenyum dengan rona pipi merahnya yang manis.


Posted at 20:02 by neperdu
Comments (3)  

 
Wednesday, July 05, 2006
Foto-foto lucu di acara ulang tahun saya dan bintang kemarin tanggal 2 juli


Sayang, aku sayang kamu !
jangan lari dong !
aku cape nih, ngejer kamu terus !
pijitin aku ya nanti kalau nanti aku dapet kamu !


Sayang, jangan lari dariku, tidak percayakah kau padaku?
akan kunyanyikan lagu india untukmu sayang !
please dong jangan lari, pegel nih kaki !


Apa sih nih orang?, sok imut banget !
tau sih elo ganteng, tapi jangan begitu dong gayanya !
jijay banget, iiihh amit-amit deh gayanya, jadi pengen muntah !
Vomit


Bagi dong pisangnya?
jangan makan sendirian aja, sampe monyong gitu makannya?


Dasar pelit, nggak mau bagi-bagi pisangnya !
Teary


Wuih din parah amat makannya?
laper atau rakus?


Hayo, lagi mimpi apa nih si dina?
tebak-tebak, apa yang lagi ada didalam alam tidurnya? 


Ya ampun nyenyak banget sih tidurnya?
dasar pelor, kena angin, duduk enak, langsung deh tidur
udah nyampe nih, bangun, bangun !
awas ngiler !


Kaget atau ketawa sih nih orang?
nggak jelas?$#@@?


Kenapa din?
Awas ada tawon dimulut mangap elo !


Elo manis deh ken, jadian yuks sama gw?
loh kok jadian?
Shocked


Ada hati lo ya din sama gw?
sayangnya gw gak ada hati sama elo din
You Broke My Heart


Syeereem, tatut !
Siapa sih nih orang?
kok mirip sadako?


Mas lagi ngelamunin apa?, serius amat?
Kira-kira apa ya yang ada dikepalanya?
Lagi ngelamunin j#$&k ya?


Posted at 11:38 by neperdu
Comments (5)  

 
Monday, July 03, 2006
Lagu-lagu tahun 80-an dan lagu-lagu lama era pertengahan tahun 90-an yang selalu membawa kesan tersendiri…

Ketika saya ngedengerin lagu-lagu ditahun 80-an dan lagu lama era pertengahan tahun 90-an selalu membawa kesan tersendiri pada saya, dan selalu mengingatkan sesuatu, entah itu teman, tempat, dan lain-lain…

 

Apapun judul lagunya, siapapun penyanyinya, lagu-lagu di era tahun 80-an dan lagu-lagu lama sekitar era pertengahan tahun 90, selalu memberi kesan tersendiri pada saya, mengingatkan saya pada momen-momen tertentu pada hidup saya dimasalalu, entah itu momen indah ataupun momen yang  “pahit” dan menyebalkan, dan ketika momen itu teringat kembali dalam pikiran saya, kadang saya suka tersenyum kalau mengingatnya, dan bila momen yang teringat adalah momen “pahit” dan menyebalkan maka saya akan tersenyum manis bila ternyata saya bisa melalui momen yang pahit itu saya jalani dan saya akhiri dengan baik, dan bila saya teringat momen yang pahit dan apa yang terjadi sama saya nggak bisa saya lalui dan saya akhiri, maka saya akan berusaha supaya hal seperti itu nggak terjadi lagi sama saya.

 

Ada sebuah lagu yang mengingatkan saya sama kakek dan nenek saya, saya lupa penyanyi siapa dan judul lagunya apa, tapi mungkin penyanyinya adalah “Glen medeiror” yang nyanyiin lagu “Nothing’s gonna change my love for you”, kalau ngedengerin lagu ini, saya selalu inget perjalanan saya sama kakek dan nenek saya dari kota bandung menuju jakarta, soalnya waktu itu, didalam bus, lagu ini diputer didalam bus antar kota itu, dan waktu itu saya masih SD kalau gak salah?, dan nggak inget waktu dengerin ini saya kelas berapa?, yang pasti saya suka banget sama lagu ini. Sekarang kakek dan nenek saya udah meninggal, dan lagu ini mengingatkan saya sama mereka dan perjalanan itu. Kedengerannya aneh bukan?, ini khan lagu cinta-cintaan antara sepasang kekasih, tapi saya justru malah sebaliknya, saya suka lagu ini bukan karena saya lagi jatuh cinta dengan seorang gadis atau apalah?, tapi saya suka lagu ini karena mengingatkan saya akan perjalanan dari bandung ke jakarta bersama kakek dan nenek saya.

 

“And you light up my life

you give me hope

to carry on, you light up my days

and fill my nights with song”

Debby bone- You light up my life

             

Kalau ngedengerin lagu ini, saya teringat sebuah film tahun 80-an, judul film dan pemerannya saya nggak tau?, dan ceritanya juga saya nggak inget, tapi mungkin ceritanya tentang seorang yang pengen rekaman dan ngebawain lagu ini untuk direkam distudio rekaman, dan lagu ini dinyanyiin sama dia(pemeran filmnya), dan lagu ini didedikasiin sama orang yang dia sayangin yang selalu membantu dia, dan kalau nggak salah lagu ini dia dedikasiin untuk ayahnya deh kalau nggak salah?, yang jelas lagu ini enak banget.

 

            I wanna take forever tonight
wanna stay in this moment forever
i'm gonna give you all the love that i've got
i wanna take forever tonight
fill you up, fill you up with love
when we close the door all I need is in your eyes
i wanna take forever tonight

Peter Cetera- I wanna take forever tonight

 

Ibu saya suka banget sama lagu ini, dan saya pernah denger dia nyanyiin lagu dari peter cetera ini dengan suaranya yang lumayan enaklah untuk penyanyi amatiran, hehehe…:D

 

“Don't be shy, even when it hurts to say
remember, you're gonna get hurt someday, anyway
then you must lift your head, keep it there
remember what i said
i'll always be with you don't forget
just look over your shoulder I'll be there”

Phill Collins-Father to son

 

Selalu teringat bapak saya kalau ngedengerin lagu ini, beberapa kali saya sering nangis kalau ngedengerin lagu ini. Waktu itu bapak saya kelelahan setelah seharian bekerja, dan sesampainya dirumah dia langsung tidur, dan wajahnya terlihat lelah sekali, dan pada saat itu hati saya langsung tersentuh, betapa mulianya dia(bapak saya) yang bekerja untuk menghidupi keluarganya, dan lalu saya pergi ke kamar dan membaringkan badan saya ditempat tidur, dan keluarlah air mata saya yang teringat akan perjuangan dan kasih sayang bapak saya terhadap saya dan keluarga saya. 

 

“Oh, Lady, your love's the only love i need
and beside me is where i want you to be
'cause,'cos, my love, my love, there's somethin' i want you to know
you're the love of my life, of my life, you're my lady
you're my lady”

Lionel Richie-Lady

 

Awalnya sih saya ngedengerin lagu ini dikantor ditempat dimana saya bekerja, waktu itu ada orang kantor yang nyetel lagu ini diulang terus-terusan, nah pada waktu saya dengerin lagu ini berpas-pas-an ketika saya inget dan kangen sama bintang, dan lagu ini selalu mengeingatkan saya sama bintang. Suara serak-seraknya si lionel richie manteb banget, saya kalau ngedengerin suaranya lionel richie nyanyiin lagu ini suka bikin bulu kuduk saya merinding, hehehe…

           

Udah ah cerita ngalor-ngidulnya, tapi yang jelas, sebuah nada itu indah dan sebuah nada itu bikin hidup ini menjadi lebih indah dan berwarna.


Posted at 15:37 by neperdu
Comment (1)  

 
Tuesday, June 27, 2006
Duh!, culun amat sih nih foto foto...

Fotografer : Niken.
Pengarah Gaya : Spontan, nggak ada pengarah gaya.
Lokasi : Museum Bank Mandiri.


Posted at 12:23 by neperdu
Comments (3)  

 
Thursday, May 18, 2006
Sekarang dan masalalu...

Permasalahan hidup manusia dari jaman dulu sampai jaman sekarang, entah itu ketika jaman nabi-nabi sampai jaman serba modern sekarang ini, masalah manusia masih tetap sama, entah itu kemiskinan dan kelaparan, peperangan, mungkin yang berbeda adalah tingkat kompleksitasnya.

Tentang kemiskinan itu sendiri, kemiskinan sudah ada sejak jaman nabi-nabi, entah itu dari jaman nabi apa, tapi yang pernah saya baca, sejak jaman nabi ibrahim, segala bentuk kemiskinan dan serba kekurangan sudah ada dari jaman dulu, dimana kapitalisme belum ada dan jadi wabah yang menakutkan.

Teringat sebuah cerita yang ada dibuku yang pernah saya baca, dimana istri nabi merasa hidupnya serba kekurangan dan hidupnya berada dalam kemiskinan, ketika dilihat dari sisi lain, ternyata yang membuat istri nabi itu hidup dalam kekurangan terus menerus karena keinginannya yang selalu ingin lebih dan menurutkan "ego"nya yang selalu ingin hidup dengan bergelimangan harta dan barang primer lainnya, barang-barang yang belum tentu dia butuhkan.

Sama seperti sekarang, kemiskinan masih tetap ada, dan orang-orang sekarang hidup dalam serba kekurangan, karena dalam kepala mereka selalu menanamkan otak mereka bagaimana harus terus menerus mengkonsumsi barang-barang yang tidak mereka butuhkan, barang yang mereka gunakan bukan hanya untuk kepentingan pokok dan penting, tapi hanya membeli hanya sekedar untuk pamer dan gayaan, dan juga untuk menjadi nilai prestige.

Bedanya dulu sama sekarang, dengan adanya kapitalisme, kapitalisme memparah keadaan ini dan menggunakan mental manusia yang mudah terpengaruh dan mencuci otak mereka dengan program cuci otak mereka yang selalu menanamkan beli dan beli, entah barang itu berguna, yang penting barang itu beli dulu !

"Ego" yang menurut saya adalah katalisator kenapa dunia ini seperti ini, kerusakan diamana-mana, kehancuran, dan keserakahan, "ego" yang saya artikan disini adalah segala bentuk yang destruktif, dan disini saya juga tidak bilang kalau manusia yang hidup tidak memiliki "ego" hidupnya akan baik-baik aja, bukan, bukan itu yang saya maksud, justru kita harus memiliki "ego", karena "ego" itu sendiri yang membuat kita hidup, dan membuat hidup kita penuh warna, kita harus mengontrol "ego" kita agar kita nggak cenderung desktruktif, karena semakin kita nggak bisa mengontrol "ego" kita justru itu malah akan merugikan diri kita sendiri.

Kurangi segala "ego" dalam diri kita, dan alihkan "energi" itu menjadi sesuatu yang konstruktif dan berguna pada hidup kita.

Berpikirlah bagaimana kita harus memanfaatkan "energi" yang ada dalam diri kita, berpikir bagaimana apa yang kita pikirkan bisa terealisasi dalam kehidupan kita.

Seperti yang saya tulis diatas, permasalahan manusia dari jaman dulu sampai sekarang masih tetap sama, yaitu kemiskinan, kelaparan, peperangan, dan yang lainnya yang cenderung destruktif.

Bila kita sudah bisa "mengeyampingkan" sisi "ego" kita, maka kita sudah sampai tahap hidup yang berikutnya, karena didunia ini seakan-akan seperti ini-ini aja, karena kita tidak mau, dan tidak mau berusaha mewujudkan kehidupan yang lebih baik dari sekarang, dan menuju step berikutnya, kita seperti berkutat dalam sesuatu yang itu-itu saja, padahal dunia ini masih banyak yang harus kita pikirkan dan kita cari tahu jawabannya, banyak yang ada didunia ini yang belum kita ketahui dan harus dicari tahu jawabannya, karena kita berkutat pada hal yang seharusnya tidak kita lakukan, kita menjadi tidak memikirkan apa yang menjadi seharusnya kita pikirkan, dan melupakan makna seharusnya kenapa kita hidup didunia yang indah ini.

"...is anybody learning from the past?, we're living in united stagnation..." decline-nofx 


Posted at 14:53 by neperdu
Comments (2)  

 
Monday, May 15, 2006
Mbah marijan, Mbah Marijan, koe tuh tolol atau dungu sih?


Terbitan : Transkota, 15/05/2006

Duh mbah, kamu tuh bikin orang senuk-senuk karena ketololan kamu, sampe segitunya kamu mau melindungi "Gunung Merapi"?, kamu dapet apa sih dari Sultan Hamengkobuwono IX? sehingga kamu mau mengorbankan nyawa kamu untuk menjaga "Gunung Merapi"?

Woi Janjuk !
Nyawa koe itu berharga mbah !, ngapain koe mau mati nungguin "Gunung Merapi"?, memang si Sultan Hamengkobuwono itu ngejaminin kamu masuk surga setelah kamu mati karena dilahap sama panasnya "Lahar" dan asap "Wedhus Gembel"?, so kalau si Sultan keparat itu nggak ngejaminin kamu apa-apa, ngapain kamu ngorbanin nyawa kamu?

Mendingan nyawa kamu digunain untuk bantu-bantu orang ditempat pengungsian mbah, misalnya bagi-bagi makanan ke pengungsi atau apalah mbah?, daripada bunuh diri untuk sesuatu yang tolol.

Lagian apa yang mau dijaga dari "Gunung Merapi" itu sih?
Memang si "Gunung Merapi" itu "Anak Bandel"?

Apa yang terjadi sama "Gunung Merapi" itu adalah fenomena alamiah dari alam, seharusnya kita mempelajari fenemona alam itu, tapi si mbah seakan menjadikan "Gunung Merapi" sebagai sesuatu yang harus "dijaga", "didewakan", atau apalah saya juga nggak ngerti?, seakan "Gunung Merapi" sesuatu yang harus "dirawat" karena dia tersimpan sesuatu yang "keramat" atau "suci", ah lagi-lagi pengkultusan tolol lagi !

Mbah Marijan wong tuo peko lan bloon sisan, sing otak'e kadung ora mlaku ndang uzur, (layak) mlebu jamban sing isine telek sing mambu tenan. Goro2 kelakuane seng peko kuwi, dewe'e kadung ngorbano nyowo wong neng sekitar gunung merapi sing melu dewe'e. (terjemahannya : "mbah marijan orang tua dungu dan tolol, yang otaknya udah gak jalan dan uzur, layak masuk jamban berisi tai yang bau banget, karena kelakuannya yang bodoh itu, dia udah ngorbanin nyawa orang lainnya disekitar gunung merapi yang ngikutin dia.")

Nb : Terima kasih untuk wati buat terjemahan jawa-nya Wink 


Posted at 15:25 by neperdu
Comments (9)  

 
Thursday, May 11, 2006
Duh, enak banget sih hidupnya...


Terbitan : Transkota, 11/05/2006

Tadi pagi, ketika saya mau berangkat ke kantor, saya melihat sebuah koran gratis(Trans Kota) terbitan dari pengelola sarana transportasi jakarta yaitu "trans Jakarta", ketika saya melihat koran yang terbit pagi itu pada hari kamis tanggal 11/Mei/2006 yang sedang dibaca oleh salah seorang penumpang angkutan bus itu, lalu saya melihat headline yang ditulis koran itu, headlinenya seperti yang tergambar diatas, lalu saya ikut mengambil koran itu ditempat yang disediakan oleh pengelola angkutan "Trans Jakarta" itu.

Ketika saya melihat headline itu, lalu saya terpikir, dan tergelitik untuk mengomentari headline koran itu, sekaligus heran, sebal, jengkel, dan kok bisa ya?

Soeharto, enak banget euy jadi soeharto, udah banyak ngelakuin hal-hal yang banyak merugikan bagi bangsa indonesia. Kesalahan, entah itu korupsi, pembunuhan massal rakyat-rakyat tak berdosa, eh sekarang dia di maafin gitu aja sama pemerintah, karena alasan kesehatan dan kemanusiaan.

Alasan kemanusiawian apa?, toh sewaktu dia berkuasa, nggak ada satupun kebijakan dia yang cenderung manusiawi, kebijakan yang dibuat hanya menguntung sebagian orang saja, yaitu orang-orang yang kuat dan berduit saja, dan yang lemah justru makin lemah dan terpuruk karena kebijakannya yang hanya memihak orang yang berduit saja.

Jadi teringat tragedi G30S/PKI, Ketika melihat versi sejarah yang dibuat oleh versi non pemerintah, disitu kita akan banyak menemukan data-data yang  "membuktikan" kalau soeharto ikut terlibat dalam aksi pembantaian para aktivis-aktivis yang diduga terlibat dalam PKI entah itu partisipan atau anggota PKI itu sendiri.

Sebuah informasi terungkap, bahwa ada sebuah data dokumen yang pada era megawati berkuasa, data dokumen tersebut mengungkapkan bahwa CIA terlibat dalam pengganyangan PKI di Indonesia, yang data dokumen itu sempat ditarik oleh pemerintah AS pada masa itu, yang kemudian data dokumen itu dibantah oleh pemerintah AS.

Begitu hebatnya soeharto, dan kelihaiannya untuk memanipulasi dan merekayasa keadaan, seoharto membuat dirinya seakan-akan pahlawan bagi bangsa indonesia, padahal dibalik semua itu soehartolah yang bertanggung jawab terhadap pembunuhan massal yang dilakukan soeharto pada peristiwa G30S/PKI.

Setelah asyik dengan bunuh membunuh dimasalalu, dan menikmati kekayaan dengan seenaknya, memperkaya diri dengan cara-cara yang kotor, korupsi disana-sini, dengan gampangnya pemerintah memberikan SP3 dan dengan hanya permintaan maaf darinya dan mengembalikan seluruh harta kekayaannya sudah cukup untuk menghapuskan kesalahannya, shit ! itu belum cukup untuk menghapuskan kesalahannya, setiap kesalahan harus dipertanggungjawabkan, dengan maaf saja tidak cukup untuk mengobati rasa sakit yang diperbuatnya pada sebagian rakyat indonesia yang disakiti olehnya, dan lagipula kekayaan soeharto juga sekarang tinggal berapa sih?, paling-paling tinggal dikit, lagian ngapain juga kita mengharapkan kekayaan soeharto?, kekayaan soeharto yang sekarang juga nggak mampu untuk menghapuskan kemiskinan dan krisis ekonomi yang melanda indonesia. 

Maaf saja nggak cukup !
Kami minta pertanggungjawabannya !

Gila gampang banget kita memaafkan orang yang melakukan kesalahan "berat" dalam sejarah bangsa ini?

Dengan keluarnya Surat Penghentian Penyelidikan Perkara(SP3) & Rehabilitasi dari kejagung kepada soeharto, itu membuktikan bahwa hukum di indonesia itu impoten dan juga menyimpulkan bahwa hukum di indonesia itu tidak adil dan sewenang-wenang.

Sumber :


Posted at 16:22 by neperdu
Comments (3)  

 
Monday, May 01, 2006
Goodbye is painfull, and the girl say her last goodbye for him...

Ada sebuah cerita tentang sepasang kekasih yang sedang saling jatuh cinta, mereka memadu kasih dalam hubungan jalinan kasih sayang yang umurnya masih muda, kehidupan mereka indah dan penuh warna dalam setiap pertemuan mereka setiap hari, dan sepanjang hari...

Cerita ini tentang sepasang kekasih yang menjalani roda kasih sayang, cerita ini menceritakan tentang seorang laki-laki, dia adalah seorang pria yang gagah, macho, dan tipikal pria yang sangat disenangi oleh kaum hawa, dan si perempuan adalah wanita yang sangat baik tapi sederhana...

Laki-laki itu memang sedikit pencemburu, tapi rasa cemburu yang dia miliki adalah manusiawi, karena cemburu adalah bagian dari rasa sayang...

Kecelakaan tragis itu dimulai karena ego si laki-laki itu...

Malam itu sang perempuan mempunyai janji dengan pasangannya untuk bertemu dengan pasangan si lelaki gagah itu, janji itu dibuat sehari sebelumnya...

Ketika beberapa jam sebelum kejadian, sang pria menunggu si pasangannya untuk bertemu, namun sudah 1 jam lebih dia menunggu si kekasih, tapi sang kekasih tak kunjung datang, dia bosan menunggu, walaupun dia menunggu, dia menunggu dengan perasaan bosan dan kesal. Tapi disisi lain si perempuan berjuang mati-matian untuk bertemu dengan sang kekasih yang menunggunya dengan sangat lama, keterlambatan yang sebenernya tidak dia inginkan, tapi itu terjadi, karena ada seorang teman yang membutuhkan bantuannya...

Dalam perjalanan untuk bertemu dengan kekasihnya, dia berharap semua baik-baik saja, dan si lelaki tidak marah dengannya amat sangat...

Sampailah dia...
Si perempuan sudah sampai tempat tujuan, dan mencari tempat dimana mereka sudah janjian bertemu, lalu dia melihat-lihat sekeliling untuk mencari sang kekasih, dan akhirnya dia bertemu dengan sang kekasih...

Ketika sudah bertemu dengan kekasihnya, lalu si perempuan diberi wajah yang kesal dan marah oleh kekasihnya karena si perempuan datang terlambat, si perempuan mengerti, dan dia paham kalau dia memang salah, lalu berkata si perempuan; "maaf ya, saya datang terlambat, nanti saya akan saya ceritakan kenapa saya datang terlambat", lalu si lelaki berkata; "saya nggak perlu alasan kamu", setelah mengatakan itu, lalu dia pergi meninggalkan si perempuan dengan perasaan geram dan kesal, si perempuan itu sedih, dan nggak tau harus berbuat apa, dalam pikirannya saat itu dia harus mengikuti dan menyusul kekasihnya untuk menjelaskan apa yang terjadi...

Dipinggiran jalan...
Perempuan itu terus mendekat dan menghampiri dengan sabar untuk menjelaskan alasannya kenapa dia datang terlambat, tapi si lelaki itu tak mau mengerti, dan dia mengatakan; "kamu memang nggak peduli dengan saya", si perempuan hanya menarik napas, dan menahan untuk menangis, si lelaki itu tidak sadar, kalau sebenarnya si perempuan itu sayang sekali dengan dia...

Kesalahpahaman terus berlanjut...
Si lelaki itu tetap tidak mau mengerti, dan dia terus mengacuhkan kekasihnya, tapi disisi lain, perempuan itu tetap berusaha untuk menjelaskan apa yang terjadi dan mencoba untuk meredakan suasana, tapi rasanya semua itu seakan mustahil karena si lelaki itu tetap tidak mau mengerti dan tetap acuh.

Ketika...
Si lelaki itu hendak menyeberang jalan untuk menghindari kekasihnya yang tak pernah berhenti untuk menjelaskan apa yang terjadi, dan melupakan kalau sebenarnya si perempuan sangat sayang dengan pria yang disayanginya itu yaitu dia, laki-laki itu menyebarang dan dia melepaskan tangan si perempuan yang selalu memegang dan menggenggam tangan dia untuk meredakan suasana, si lelaki itu menyebrang meninggalkan si perempuan, perempuan itu menangis dan mengeluarkan air mata, dia sedih...

Pria itu sudah menyebrang jalan dan meninggalkan si perempuan, lalu si perempuan tetap tidak menyerah, lalu dia ikut menyebrang, tapi kondisi jalan raya itu sangat ramai, dan banyak mobil yang bergerak dengan cepat, si perempuan itu galau, dan dia menunggu waktu dimana mobil sedikit yang melewati jalan itu, sehingga dia bisa melewati jalan itu untuk menyebrang lalu menghampiri kekasihnya, tapi malang, sebuah kecelakaan terjadi, ketika dia kira mobil yang melaju itu sedikit, tapi tiba-tiba ada mobil yang melaju sangat cepat dan akhirnya mobil itu menabrak si perempuan itu, yang mengakibatkan si perempuan tewas meninggal dunia.

Si lelaki melihat kebelakang, terkejut karena ada suara benturan yang keras dan suara rem yang berhenti dengan tiba-tiba, lelaki itu menghampiri suara itu dan mendekati keramaian, dan perasaan menyesakkan menghinggapi relung hatinya, ternyata ditengah keramaian itu, terbaringlah tubuh seorang perempuan yang sangat mencintai dia.

Laki-laki itu menangis, dan berpikir kenapa semua ini terjadi?, dia menyesal karena kelakuan bodohnya meninggalkan perempuan itu, menyesal karena karena tidak mau mendengar penjelasan si perempuan itu karena mengikuti egonya yang justru membuat dia kehilangan perempuan itu, tapi apa daya dia?, semua ini sudah terjadi, dan dia nggak bisa melakukan apa-apa, lalu dipeluklah perempuan itu yang terbaring tanpa nyawa, memeluk perempuan yang tubuhnya sudah berlumuran darah dan tak berdaya.

Waktu terus berjalan, dan beberapa hari setelah peninggalan si perempuan, hati laki-laki itu hari-hari hidupnya hanya penuh dengan perasaan hampa dan penyesalan yang amat sangat menyiksa, dan ketika itu ada seorang teman(temannya si perempuan itu), dan dia mengatakan; kalau dia(perempuan itu) datang terlambat dikarenakan dia membantu temannya yang sedang mengalami sakit keras dan membantu temannya itu untuk dibawa kerumah sakit, karena itu dia datang terlambat untuk menemui si lelaki, lelaki itu terdiam menunduk dan menitikan air mata, mendengar cerita temannya si perempuan itu.

Perasaan sakit, menyesal, dan bersalah membuatnya tersiksa, dia menyesal akan tindakan bodohnya meninggalkan perempuan itu yang mengakibatkan dia kehilangan perempuan itu untuk selama-lamanya, karena ke-egoisannya akhirnya perempuan itu meninggalkan dia dan takkan pernah kembali.

Diluar besar atau kecilnya masalah ini, masalah karena si perempuan yang datang terlambat untuk menemui kekasihnya, yang jelas perempuan itu sudah pergi meninggalkan dia, Seandainya dia mau mendengarkan perempuan itu, mungkin ceritanya akan berbeda...


Posted at 20:15 by neperdu
Comment (1)  

 
Wednesday, April 12, 2006
Tentang kebiasaan kentut saya…

Saya orang yang paling nggak bisa nahan kentut, apalagi buang air besar, wah untuk yang satu ini saya bener-bener nggak bisa nahan…

Kentut itu nikmat, makanya saya ngeluarin itu dimana aja tanpa mikir-mikir panjang, yang pasti asal "ngejos" aja ngeluarin bunyi dan bau kentut saya…

Yang paling saya inget dan nggak akan lupa, waktu itu saya dan bintang nonton film "Fight Plan" yang dibintangi Jodie Foster di "Taman Ismail Marzuki", nah sehabis kita selesai nonton film ini, kita keluar lewat pintu exit, nah setelah saya keluar dan sudah berada diluar, dan yang keadaan waktu itu masih rame karena bubaran selesai film "Fight Plan", nah ketika diluar itu saya kentut dengan tanpa malunya dengan suara yang saya bilang cukup nyaring, bintang terkejut dan senyum malu-malu dan "mukul-mukul" saya, dan bilang; "ih jorok banget sih, dan nggak tau malu banget !", di saat itu juga ketika saya kentut, ternyata dibelakang ada orang yang mungkin mendengarkan kentut saya?

Beberapa hari yang lalu ketika saya main internet sama bintang, saya dengan polosnya kentut tanpa suara diruangan berAC, yang baunya amit-amit bau banget ! saya sih diam aja nyiumin bau kentut saya yang uuueenak banget hehehe… bintang juga baru nyadar ketika kentut sudah menyebar, hehehe… maaf ya bintang Smile

Ini sih sebenernya kebiasaan, dulu bapak saya suka mainin kentutnya, dan bikin suara kentunya seperti "tangga nada", dan juga suka kentut sembarangan, dan itu juga menular ke saya, dan beberapa dari keluarga.

Nikmatnya kentut, ttttuuuuuuutttt ! Tongue


Posted at 18:15 by neperdu
Comments (2)  

Previous Page Next Page